
Dalam rangka mendukung kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) Industri, Program Studi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Manado menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan tema “Penguatan Farmasi Sains dan Jiwa Pharmapreneur dalam Pengembangan Produk Obat, Makanan-Minuman, Kosmetik, dan Obat Tradisional”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 08.00–09.00 WITA.
Kuliah tamu ini menghadirkan praktisi industri, yaitu Apt. Isma Oktadiana, M.Farm. dari PT. Kanaka. Pada kesempatan ini, narasumber menyampaikan Materi I yang berfokus pada “Mengenal Model Bisnis Industri Kosmetik (Maklon) dan Peluang Pharmapreneurship”. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa model bisnis maklon (manufacturing on contract) menjadi salah satu peluang strategis bagi lulusan farmasi untuk memasuki industri kosmetik tanpa harus memiliki fasilitas produksi sendiri. Konsep ini memungkinkan pelaku usaha untuk fokus pada pengembangan merek, pemasaran, serta inovasi produk, sementara proses produksi dilakukan oleh pihak industri yang telah memiliki izin dan fasilitas yang memadai.
“Maklon membuka peluang besar bagi mahasiswa farmasi untuk menjadi seorang pharmapreneur. Dengan pemahaman formulasi yang baik serta strategi bisnis yang tepat, mahasiswa dapat mengembangkan produk kosmetik yang aman, berkualitas, dan memiliki daya saing di pasar,” ujar Apt. Isma Oktadiana, M.Farm.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya integrasi antara ilmu farmasi sains dengan jiwa kewirausahaan (pharmapreneurship). Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami aspek formulasi dan keamanan produk, tetapi juga harus mampu membaca peluang pasar, membangun branding, serta memahami regulasi yang berlaku di industri kosmetik dan produk kesehatan lainnya.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi S1 Farmasi yang sedang menjalani PBL Industri. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi tanya jawab, di mana berbagai pertanyaan diajukan terkait proses maklon, perizinan produk, hingga strategi memulai usaha di bidang kosmetik dan produk berbasis bahan alam.
Kuliah tamu ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai dunia industri sekaligus memotivasi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri sebagai calon tenaga farmasi yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga inovatif dan berjiwa wirausaha. Pihak Program Studi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Manado menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja dan industri.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami keterkaitan antara ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik di industri, serta mampu melihat peluang untuk menjadi pharmapreneur di masa depan,” ujar perwakilan panitia.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Manado terus berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif, aplikatif, serta relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.