Pemaparan materi oleh apt. Rudi Miranda, S.Farm., mengenai peran Quality Assurance dan produksi dalam industri farmasi

Dalam rangka pelaksanaan Praktik Belajar Lapangan (PBL) Industri, Program Studi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Manado kembali menyelenggarakan kuliah tamu sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam memahami dunia industri farmasi secara menyeluruh. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kuliah tamu dengan tema besar “Penguatan Farmasi Sains dan Jiwa Pharmapreneur dalam Pengembangan Produk Obat, Makanan-Minuman, Kosmetik, dan Obat Tradisional”. Kuliah tamu Materi IV yang mengangkat topik “Dibalik Layar Industri Farmasi: Menilik Peran Strategis Quality Assurance dan Produksi dalam Menghasilkan Produk Berkualitas” dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 14.00–15.00 WITA. Kegiatan ini menghadirkan narasumber praktisi industri, yaitu Apt. Rudi Firanda, S.Farm. dari PT. Kino.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa dalam industri farmasi, kualitas produk tidak hanya ditentukan pada tahap akhir, tetapi dibangun sejak awal melalui sistem yang terintegrasi antara Quality Assurance (QA) dan bagian produksi. QA memiliki peran penting dalam memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), sementara bagian produksi bertanggung jawab dalam pelaksanaan proses pembuatan produk secara konsisten dan efisien.

“Quality Assurance berperan sebagai pengawal mutu yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan regulasi, sedangkan produksi menjadi ujung tombak dalam menghasilkan produk yang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan,” ungkap Apt. Rudi Firanda, S.Farm..

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kolaborasi antara QA dan produksi menjadi kunci dalam menghasilkan produk farmasi yang berkualitas tinggi. QA memastikan dokumentasi, validasi proses, serta pengendalian mutu berjalan optimal, sementara produksi memastikan bahwa setiap tahapan proses dilakukan secara tepat dan konsisten.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi S1 Farmasi yang sedang menjalani PBL Industri. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi, di mana mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan terkait alur produksi, sistem penjaminan mutu, hingga tantangan yang dihadapi dalam menjaga kualitas produk di industri farmasi.

Kuliah tamu ini memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa mengenai pentingnya sistem mutu dalam industri farmasi, serta bagaimana peran setiap bagian saling berkaitan dalam menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan layak edar. Pihak Program Studi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Manado menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam membekali mahasiswa dengan wawasan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Kami berharap mahasiswa dapat memahami pentingnya sistem penjaminan mutu dan proses produksi dalam industri farmasi, sehingga mampu mempersiapkan diri menjadi tenaga profesional yang kompeten dan siap kerja,” ujar perwakilan panitia.

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Manado terus berupaya menciptakan lulusan yang unggul, profesional, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan industri farmasi yang semakin kompleks dan dinamis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *