Program Studi S1 Farmasi memiliki visi untuk mengembangkan pharmapreneur yang unggul di bidang farmasi sains dengan berlandaskan nilai-nilai islam. Visi ini menekankan pembentukan lulusan yang tidak hanya kompeten secara ilmiah dalam bidang kefarmasian, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan, inovatif, dan beretika. Melalui penguatan ilmu farmasi sains, pemanfaatan teknologi, serta penerapan prinsip keislaman dalam setiap aspek pembelajaran, program studi ini berkomitmen menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menciptakan peluang usaha, berkontribusi pada pelayanan kesehatan, serta mendukung perkembangan industri farmasi secara profesional dan berintegritas.
Mengembangkan Pharmapreneur yang Unggul dan Inovatif di Bidang Farmasi Sains berlandaskan nilai-nilai Islam Berskala Nasional dan Internasional pada tahun 2032.
- Menyelenggarakan dan mengembangkan proses pembelajaran dalam bidang farmasi sains yang berjiwa pharmapreneurship berdasarkan nilai-nilai Al-islam dan kemuhammadiyahan.
- Menyelenggarakan penelitian berkelanjutan di bidang farmasi sains yang berjiwa pharmapreneurship dalam upaya pengembangan ilmu kefarmasian.
- Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang farmasi sains yang berjiwa entrepreneurship.
- Menyelenggarakan dan mengembangkan kerjasama dengan mitra baik pemerintah maupun swasta, indusrtri, Lembaga pendidikan lain dan Masyarakat.
- Menghasilkan lulusan di bidang pengembangan pekerjaan kefarmasian bidang farmasi sains yang berjiwa pharmapreneurship berdasarkan nilai-nilai Al-islam dan kemuhammadiyahan.
- Menghasilkan lulusan yang mampu melalukan penelitian berkelanjutan di bidang farmasi sains yang berjiwa pharmapreneurship dalam upaya pengembangan ilmu kefarmasian.
- Menghasilkan lulusan yang mampu menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang farmasi sains yang berjiwa pharmapreneurship.
- Menghasilakan lulusan yang mampu menyelenggarakan dan mengembangkan Kerjasama dengan mitra baik pemerintah maupun swasta, industri, lembanga pendidikan lain dan masyarakat.
- Industri Farmasi
- Pedagang Besar Farmasi (PBF)
- Laboratorium
- Pemerintahan (PNS : BPOM; Instalasi Farmasi; Dinas Kesehatan; BNN)
- Enterpreneur (dalam bidang farmasi)
- Apotek, Klinik, Rumah Sakit (dengan melanjutkanm studi Apoteker)