Profil lulusan Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Manado dirancang untuk menghasilkan tenaga farmasi yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis dan ilmiah, tetapi juga didukung oleh nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. Lulusan diharapkan mampu memahami dan menganalisis permasalahan kefarmasian, serta memberikan solusi optimal dalam berbagai bidang manajerial, produksi, pengendalian mutu, dan evaluasi sediaan farmasi. Kemampuan manajerial, pengambilan keputusan, dan koordinasi strategis juga menjadi bagian penting untuk memastikan lulusan dapat menjalankan peran sebagai problem solver yang handal dalam pengelolaan sistem kefarmasian.
Lulusan Program Studi Diploma 3 diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi dengan tujuan menghasilkan Ahli Madya Farmasi. Dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) menyebutkan bahwa lulusan Program Studi Farmasi Diploma 3 berada pada jenjang kualifikasi 5 dengan profil sebagai berikut :
- Pelaksana Pelayanan Kefarmasian
Ahli Madya Farmasi yang mampu melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai aspek legal yang berlaku sesuai standar operasional di sarana pelayanan kesehatan. - Pelaksana Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan (Alkes), dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP).
Ahli Madya Farmasi mampu melakukan pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan (alkes), dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) mengacu pada standar yang telah ditetapkan sesuai dengan etik dan aspek legal yang berlaku. - Pelaksana Produksi Sediaan Farmasi
Ahli Madya Farmasi mampu melakukan produksi sediaan farmasi mengacu pada Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) yang telah ditetapkan sesuai dengan etik dan aspek legal yang berlaku.