Kuliah Tamu Farmasi Sains : Mengangkat Inovasi Green Extraction dalam Pengembangan Obat Herbal

Program Studi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dan wawasan keilmuan mahasiswa melalui penyelenggaraan Kuliah Tamu Farmasi Sains bertajuk “Green Extraction in Herbal Drug Discovery and Development”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 4 November 2025, pukul 10.00–11.30 WITA, bertempat di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Manado. Kuliah tamu ini menghadirkan pakar nasional di bidang farmakognosi dan fitokimia, yaitu Prof. Dr. Abdul Mun’im, M.Si., Apt. dari Fakultas Farmasi Universitas Indonesia. Kehadiran beliau memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan wawasan langsung terkait perkembangan terbaru dalam penemuan dan pengembangan obat berbasis bahan alam. Dalam pemaparannya, Prof. Abdul Mun’im menjelaskan bahwa pendekatan green extraction merupakan inovasi penting dalam dunia farmasi modern, khususnya dalam pengolahan bahan alam menjadi produk obat yang efektif dan aman. Metode ini menekankan penggunaan teknologi ekstraksi yang ramah lingkungan, efisien, serta meminimalkan penggunaan pelarut berbahaya. “Green extraction bukan hanya tentang bagaimana kita memperoleh senyawa aktif dari bahan alam, tetapi juga bagaimana proses tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan, aman bagi lingkungan, dan tetap menghasilkan kualitas senyawa    yang optimal,” ujar Prof. Dr. Abdul Mun’im, M.Si., Apt. dalam sesi pemaparan materi. Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa penerapan konsep ini sangat relevan dalam pengembangan obat herbal di Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati. Dengan pendekatan yang tepat, potensi bahan alam lokal dapat diolah menjadi produk farmasi bernilai tinggi yang mampu bersaing di tingkat global. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi S1 Farmasi dengan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi diskusi interaktif, di mana berbagai pertanyaan diajukan terkait teknik ekstraksi, tantangan dalam penelitian bahan alam, hingga peluang pengembangan industri farmasi berbasis herbal. Selain memberikan pemahaman teoritis, kuliah tamu ini juga membuka wawasan praktis mengenai implementasi metode green extraction dalam penelitian dan pengembangan produk farmasi. Mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu yang diperoleh ke dalam kegiatan akademik maupun penelitian selanjutnya. Pihak Program Studi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Manado menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan pembelajaran berbasis praktisi dan pakar di bidangnya. “Kami berharap kegiatan kuliah tamu seperti ini dapat terus memberikan inspirasi serta meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya d alam menghadapi perkembangan ilmu farmasi yang semakin dinamis dan berbasis teknologi,” ujar perwakilan panitia kegiatan. Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Manado menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang farmasi bahan alam yang berkelanjutan dan inovatif.